Langit Gudang Selatan, Pagi Tadi


Setelah semalam sulit tidur akibat memikirkan 'tobucil cook book' yang ga kelar-kelar itu, tadi pagi sekitar setengah tujuh, aku dibangunkan oleh matahari yang membuat kamarku bersinar terang- benderang. Emas. Silau. Di tengah langit yang kelabu, sinar keemasannya seperti jari-jemari yang coba merengkuh kehidupan yang ada di bumi. Aku terengkuh olehnya. Bangun. Mengambil kamera. Meski dengan silau, mengabadikan kilau rengkuhannya yang memantul di dinding tembok tetangga. 

Lima menit kemudian, langit kembali kelabu. Redup.
Matahari, pagi,  terima kasih untuk kilaunya meski hanya sekejap.

Comments

Ayu Welirang said…
Langitnya lagi bagus ya Mbak. :D
sepakat mba tarleeen, langit pagi 4 april emang edan.... :))

Translate