Monday, November 15, 2010

Society - Eddie Vedder & Johnny Depp



it's a mystery to me
We have a greed with which we have agreed
And you think you have to want more than you need
Until you have it all you won't be free

Society, you're a crazy breed
Hope you're not lonely without me...

When you want more than you have
You think you need...
And when you think more than you want
Your thoughts begin to bleed
I think I need to find a bigger place
Because when you have more than you think
You need more space

Society, you're a crazy breed
Hope you're not lonely without me...
Society, crazy indeed
Hope you're not lonely without me...

There's those thinking, more-or-less, less is more
But if less is more, how you keeping score?
Means for every point you make, your level drops
Kinda like you're starting from the top
You can't do that...

Society, you're a crazy breed
Hope you're not lonely without me...
Society, crazy indeed
Hope you're not lonely without me...

Society, have mercy on me
Hope you're not angry if I disagree...
Society, crazy indeed
Hope you're not lonely without me...

(combo special: Johnny and Eddie.. love u both..:* )

Passive Manipulation - The White Stripes



Women, listen to your mothers
Don't just succumb to the wishes of your brothers
Take a step back, take a look at one another
You need to know the difference...
Between a father and a lover

16 Hari Menulis Kisah Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

Awalnya seorang teman menawarkan padaku untuk sukarela menulis dalam rangka kampanye 16 Hari Kampanye Anti kekerasan Terhadap Perempuan. Aku menanggapinya dengan bagaimana jika ini jadi semacam tantangan kepada para blogger selama 16 hari menulis kisah-kisah tentang perempuan. Tentunya yang sejalan dengan semangat kampanyenya. Kurasa kisah-kisah perempuan menjadi survivor/penyintas kekerasan akan jadi inspirasi dan bisa memberi kekuatan bagi siapa-siapa yang masih berjuang melepaskan diri dari sebutan korban kekerasan. Tantangan 16 hari menulis ini buatku seperti tantangan Ramadhan Tutorial project bulan puasa lalu. Aku sendiri masih mencoba membuat list, apa saja yang mau kutulis selama 16 hari kedepan mulai 25 November yang merupakan Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan hingga tanggal 10 Desember yang merupakan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional. 

Dalam kurun waktu 16 hari itu ada beberapa hari penting yang bisa menjadi catatan aku ambil dari situs Komnas Perempuan
  • 25 November : Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan Tanggal ini dipilih sebagai penghormatan atas meninggalnya Mirabal (Patria, Minerva & Maria Teresa) pada tanggal yang sama di tahun 1960 akibat pembunuhan keji yang dilakukan oleh kaki tangan pengusasa diktator Republik Dominika pada waktu itu, yaitu Rafael Trujillo. Mirabal bersaudara merupakan aktivis politik yang tak henti memperjuangkan demokrasi dan keadilan, serta menjadi simbol perlawanan terhadap kediktatoran peguasa Republik Dominika pada waktu itu. Berkali-kali mereka mendapat tekanan dan penganiayaan dari penguasa yang berakhir pada pembunuhan keji tersebut. Tanggal ini sekaligus juga menandai ada dan diakuinya kekerasan berbasis jender. Tanggal ini dideklarasikan pertama kalinya sebagai Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan pada tahun 1981 dalam Kongres Perempuan Amerika Latin yang pertama.
  • 1 Desember : Hari AIDS Sedunia Hari AIDS Sedunia pertama kali dicanangkan dalam konferensi internasional tingkat menteri kesehatan seluruh dunia pada tahun 1988. Hari ini menandai dimulainya kampanye tahunan dalam upaya menggalang dukungan publik serta mengembangkan suatu program yang mencakup kegiatan pencegahan penyebaran HIV/AIDS, dan juga pendidikan dan penyadaran akan isu-isu seputar permasalahan AIDS.
  • 2 Desember : Hari Internasional untuk Penghapusan Perbudakan Hari ini merupakan hari diadopsinya Konvensi PBB mengenai Penindasan terhadap Orang-orang yang diperdagangkan dan eksploitasi terhadap orang lain (UN Convention for the Suppression of the traffic in persons and) dalam resolusi Majelis Umum PBB No 317(IV) pada tahun 1949. Konvensi ini merupakan salah satu tonggak perjalanan dalam upaya memberikan perlindungan bagi korban, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak, atas kejahatan perdagangan manusia.
  • 3 Desember : Hari Internasional bagi Penyandang Cacat Hari ini merupakan peringatan lahirnya Program Aksi Sedunia bagi Penyandang Cacat (the World Programme of Action concerning Disabled Persons). Program aksi ini diadopsi oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1982 untuk meningkatkan pemahaman publik akan isu mengenai penyandang cacat dan juga mambangkitkan kesadaran akan manfaat yang dapat diperoleh, baik oleh masyarakat maupun penyandang cacat, dengan mengintegrasikan keberadaan mereka dalam segala aspek kehidupan masyarakat.
  • 5 Desember : Hari Internasional bagi Sukarelawan Pada tahun 1985 PBB menetapkan tanggal 5 Desember sebagai Hari Internasional. Pada hari ini, PBB mengajak organisasi-organisasi dan negara-negara di dunia untuk menyelenggarakan aktivitas bersama sebagai wujud rasa terima kasih dan sekaligus penghargaan kepada orang-orang yang telah memberikan kontribusi amat berarti bagi masyarakat dengan cara mengabdikan hidupnya sebagai sukarelawan.
  • 6 Desember : Hari Tidak Ada Toleransi bagi Kekerasan terhadap Perempuan Pada hari ini di tahun 1989, terjadi pembunuhan massal di Universitas yang menewaskan 14 mahasiswi dan melukai 13 lainnya (13 diantaranya perempuan) dengan menggunakan senapan semi otomatis kaliber 223. Pelaku melakukan tindakan tersebut karena percaya bahwa kehadiran para mahasiswi itulah yang menyebabkan dirinya tidak diterima di universitas tersebut. Sebelum pada akhirnya bunuh diri, lelaki ini meninggalkan sepucuk surat yang berisikan kemarahan amat sangat pada para feminis dan juga daftar 19 perempuan terkemuka yang sangat dibencinya.
  • 10 Desember : Hari HAM Internasional Hari HAM Internasional bagi organisasi-organisasi di dunia merupakan perayaan akan ditetapkannya dokumen bersejarah, yaitu Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of Human Rights) oleh PBB di tahun 1948, dan sekaligus merupakan momen untuk menyebarluaskan prinsip-prinsip HAM yang secara detil terkandung di dalam deklarasi tersebut
Yuk, perempuan mari kita berbagi kisah dan pemikiran kita selama 16 Hari kedepan nanti. Kita tidak pernah tau, bahwa kisah-kisah sederhana atau perjuangan menjadi penyintas kekerasan, bisa jadi kekuatan dasyat bagi perempuan-perempuan lain yang sedang berjuang untuk melaluinya.. Yuk tuliskan kisahmu..!

'Cangkemanmu' Kekal Abadi

 Gambar diambil dari sini

"Rasah Cangkeman.. Sobek..Sobek!!!"  (Jangan banyak omong, ta' sobek-sobek).Begitulah tulisan di stiker yang tertempel di papan pesan meja kerjaku. Ungkapan yang sempat dipopulerkan oleh Tukul Arwana. Tulisan itu langsung saja terasa pas, ketika membaca kutipan Andi Mallarangeng yang benar-benar menyakiti bukan hanya korban Merapi,  tapi juga rakyat Indonesia.
Saya lihat mereka itu sudah cukup sebenarnya, makan sudah siapkan dan MCK sudah ada. Mereka ini tinggal menunggu bunyi klenteng-klenteng lalu sarapan, klenteng-klenteng lalu  makan siang dan klenteng-klenteng lalu makan malam," kata Andi Mallarangeng di Gedung Agung, Jl Malioboro, Yogyakarta, Minggu. Sumber DetikNews
Sebelumnya ketua DPR alias Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Ali yang asal cangkeman  terhadap korban tsunami Mentawai:
"Mentawai itu kan pulau. Jauh itu. Pulau kesapu dengan tsunami, ombak besar, konsekuensi kita tinggal di pulaulah," kata Marzuki di Gedung DPR, demikian dikutip Kompas Online.

Sedangkan di Detikcon dikutip: "Kalau tahu berisiko pindah sajalah," imbuhnya. "Kalau rentan dengan tsunami dicarikanlah tempat. Banyak kok di daratan."
Menyedihkan sekali bahwa orang-orang yang dipercaya menjadi pejabat publik, melontarkan pernyataan-pertanyaan yang asal mangap tanpa rasa empati sedikitmu. Banyak orang marah dan bertanya: "kemana hati nurani para pejabat ini?"

Iya kemana ya perginya? mungkin nurani itu sudah lama terkubur dalam-dalam bersama semua kotoran yang masuk lewat mulutnya selama ini. Jangan dikira, makanan yang dibeli dari uang hasil korupsi, mengambil hak rakyat, biar keliatannya bersih tapi sesungguhnya mengandung sumber penyakit yang paling mematian jiwa dan nurani. Makanya omongan yang keluar dari mulutnya cerminan dari nuraninya yang udah mati.

Jika bisa memilih, siapa yang mau tinggal di pulau terpencil di tengah samudra, hidup dalam pilihan yang sedikit (seperti halnya Komunitas Adat Terpencil lainnya). Meski hidup mengajarkan untuk berterima. Masyarakat Mentawai hidup dalam berterima. Keterbatasan bukan alasan untuk tidak berterima. Meski harus bertahan dari koyakan keserakahan dan pikiran-pikiran kotor para pejabat publik, toh kearifan lokal dan sikap mengahargai semesta masih bisa mereka pertahankan. Tidak semudah berkata kotor, menyuruh mereka pindah. Itu sama artinya menyuruh mereka membalikkan hidup dan memberi alasan para pejabat publik untuk melepaskan diri dari tanggung jawab mereka. Siapa pula yang mau tinggal dalam ketidak pastian di pengungsian? Tidak semudah membunyikan klenengan lalu semua menjadi baik-baik saja.

Bahkan orang yang semestinya paling paham apa arti komunikasi alias mentri komunikasi dan informasi, Tifatul Sembiring, mestinya lebih bijak mengeluarkan pernyataan-pertanyaannya lewat twitternya itu. Sehingga tidak mempermalukan diri sendiri di media massa internasional akibat komentar yang ga penting banget itu mengenai Michael Obama. Entah jika Tifatul bermaksud mencatat sejarah sebagai pejabat paling banyak ngomong ga mutu dan membuat departemen yang dipimpinnya menjadi kementrian Miskomunikasi dan Disinformasi.

***

Rasanya para pejabat ini ga paham, bahwa dijaman internet ini hukum kekekalan energi berlaku:
"Statement bisa diciptakan dan dikatakan tapi tidak pernah bisa dimusnahkan"
Semua pernyataan-pernyataan politik yang bodoh dan memalukan itu tidak akan pernah bisa dihapus. Pernahkan mereka membayangkan, cucu mereka kelak meng-googling nama kakek mereka dan menemukan arsip dari pernyataan-pernyataan bodoh di masa lalu. Mungkin kelak, jika twitter bersedia arsip mereka masuk ke dalam daftar salah satu pencarian di google, ketika orang mengetik nama Tifatul Sembiring yang muncul adalah omongan-omongannya yang ga sungguh tidak penting. Para pejabat negara itu mungkin tidak menyadari, bahwa sekarang ini bukanlah zaman  dimana semua pernyataan dan publikasi buruk tentang mereka bisa dengan mudah dihapus dari jagat internet. Tidak akan pernah. Kecuali terjadi suatu hari nanti, koneksi internet musnah dari muka bumi.

Ironis ya, biasanya orang justru ingin menorehkan catatan yang baik tentang sejarah hidupnya, apalagi jika dia pernah menjadi penguasa. Pastinya ingin dikenang sebagai penguasa yang baik. Sayangnya, para pejabat bodoh ini tidak menyadari bahwa google sesungguhnya sedang membantu tugas malaikat pencatat kebaikan dan keburukan, Raqib dan Atid, sehingga sepak terjang kehidupan kita selama terunggah ke dunia maya, bisa dengan 'catatan' itu diakses oleh siapa saja.

Jadi, mengutip nasehat Sergey Brin, genius yang menciptakan google: "berhati-hatilah dan pikirkanlah dengan baik-baik sebelum kau mengunggah sesuatu ke dunia maya, karena kamu tidak pernah tau apa yang akan terjadi dengan unggahanmu itu di kemudian hari.." Maka pikirkanlah itu wahai para pejabat sebelum cangkemmu kau biarkan asal mangap.

Cangkem: mulut
Cangkeman: omongan
 
 

Sunday, November 07, 2010

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails