Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2006

That's Why I Like You...!

picture by ross halfin

Ngikutin pembuka tulisan Hagi Hagoromo di edisi sebelumnya, saya juga mau bilang, kalau jadi penggemar sebuah band bukanlah hal yang kelihatannya mudah. Kenapa saya bilang gitu? proses menyukai sebuah band hingga bisa jadi fan-nya selama bertahun-tahun, ternyata butuh komitmen dan kepercayaan, persis kaya orang pacaran. Berlebihan kah saya? mungkin. Bagi saya, ketika saya menggemari sesuatu, seringkali saya harus kenal seperti apa yang saya gemari itu. Bukan cuma musiknya, seringkali attitude malah jadi faktor yang cukup penting bagi saya untuk memutuskan, terus menyukainya, atau ya sudahlah, mereka tak ada bedanya dengan band-band lain yang terkena rockstar syndrome.

Saya mau cerita tentang rasa suka saya pada Pearl Jam. Band asal Seattle di era 90-an yang sampai saat ini, mereka jadi last band standing untuk generasinya. Sama seperti kebanyakan anak SMU yang hidup di tahun 1990-an, saya juga terkena demam grunge. Waktu itu saya lebih dulu menyukai Red Hot Ch…

Tenjojaya for The First Time

Tenjojaya diliat dari rumah ibu Rum, photo by tarlen

Ini adalah observasi lapangan pertama, yang saya lakukan untuk kepentingan penelitian justice for the poor. Observasi ini bertujuan untuk mencari kejelasan kasus perceraian ibu Rum di daerah Tenjojaya, Sukabumi. Selain itu, moment rapat koordinasi para koordinator lapangan dari 4 daerah PEKKA (Sukabumi, Cianjur, Subang dan Karawang), menjadi moment berharga bagi saya untuk mengerti dan memahami lebih jauh lagi kerja para PL PEKKA di wilayah binaan mereka masing-masing.

Perjalanan menuju Ds Cibadak, tempat Mipna, PL PEKKA wilayah Sukabumi, bagi saya jadi perjalanan yang cukup panjang. Berangkat dari terminal Leuwi Panjang, Bandung Pk. 15.00, saya harus mampir ke Cianjur terlebih dahulu, karena harus bertemu Oemi, PL PEKKA wilayah Cianjur. Dari Cianjur barulah melanjutkan perjalanan ke Cibadak, Sukabumi. Alhasil, sampai di Cibadak hampir Pk. 22.30. Perjalanan yang melelahkan. Sampai kosan Mipna,, para PL PEKKA, langsung melakukan rapat …